Print

Cara Install IPCop 1.4.20

Written by Junianto. Posted in Artikel

 

IPCop FirewallIPCop merupakan salah satu distribusi linux yang dapat digunakan untuk me-manage firewall appliance berbasis PC. Distro ini awalnya dikembangkan oleh tim yang mengembangkan Distro Smoothwall Linux Firewall, dan selanjutnya pengembangannya sudah terpisah sepenuhnya.

Ipcop sangat sederhana untuk dipahami untuk para pemula dan begitu handal bagi yang sudah berpengalaman serta memiliki banyak add-ons yang dapat diinstall kedalamnya.

IPCop yang akan kita gunakan untuk riset berikut ini adalah IPCop 1.4.21 yang dapat di download langsung di website resminya IPCop.org, alasan kenapa kita menggunakan ipcop yang versi ini yaitu, untuk spesifikasi hardware yang dibutuhkan tidak terlalu tinggi.

"The Bad Packet Stop Here" merupakan slogan yang diusung IPCop.

Ok berikut contoh kasus yang akan kita buat untuk eksperimen menggunakan IPCop ini,
Misal:
Di kantor sudah tersedia jaringan Internet menggunakan Modem ADSL, modem tersebut menggunakan IP: 192.168.1.1,
selanjutnya kita akan merancang model jaringan menggunakan IPCop sebagai Firewall dan Cache Proxy nya
adapun perangkat hardware yang kita butuhkan sebagai berikut:
1. Komputer Minimal P3 Memori 256MB (Rekomendasi 512 untuk mengaktifkan Cache Proxy Squid)
2. Dua buah LAN Card (NIC) >> Harus dua buah gak boleh kurang
3. CDROM Buat instalasi
4. Hardisk IDE Minimal 20GB (Untuk IPCop 1.4.20 belum mendukung hardisk SATA)
5. Secangkir Kopi + Gorengan biar gak stress (Optional)

langkah awal download dulu ISO IPCop nya dan burning ke-cd (kalo gak tau cara burning tanya paman google dulu ya).

Kira - kira gambar diagram sederhananya nanti akan seperti ini.

Nah supaya gampang dan mudah dipahami biar gambar - gambar slide berikut yang berbicara,

pekerjaan kita belum selesai sampai disini, instalasi diatas baru sekedar mem-fungsikan IPCop sebagai Firewall Router saja, belum lagi sebagai Web Proxy, perbedaan yang paling terasa ketika kita menggunakan IPCop dan sejenisnya begitu fungsi Web Proxy kita aktifkan, maka object - object yang sering kita buka akan ter-cache di-Server.

Adapun cara men-setting Web-Proxy HARUS dilakukan dari komputer lain, bukan dari komputer proxynya, untuk detailnya lihat gambar slide dibawah ini:

Nah sampai disini Instalasi dan Settingasn STANDAR untuk IPCop bisa dikatakan selesai.

Agar IPCop yang anda install berjalan optimal, anda bisa menambahkan beberapa Addons Seperti Update Squid Terbaru, Urlfilter (Untuk memblok situs), Updatexlrator, Ifstatus, Cifled, ClamAV dll.

Jadi Point yang perlu diperhatikan disini (sesuai contoh kasus kita disini), jika anda ingin mensetting IP Address di Komputer Client anda bukan lagi menggunakan IP. 192.168.1.XXX tapi sudah berubah menjadi 192.168.2.XXX begitu juga dengan gateway dan DNS nya (lihat Diagram untuk gambaran secara umum).

Apa itu GREEN dan RED, GREEN merupakan jaringan yang terhubung ke internal kita atau yang terhubung ke client, sedangkan RED sebutan untuk koneksi yang terhubung ke jaringan Eksternal atau Internet/WAN.

Apa saja yang bisa dilakukan IPCop ini ?
Jawabannya banyak sekali, diantaranya yaitu untuk membatasi bandwith download/upload client tertentu atau keseluruhan, selain itu juga berfungsi untuk mem-blok website - website tertentu yang tidak kita inginkan atau dapat juga digunakan untuk membatasi jam akses client pada jam - jam tertentu dan fungsi - fungsi lainnya.

Siapa saja yang sebaiknya menggunakan IPCop ini ?
Kantor, Perusahaan atau Warnet yang memiliki bandwith pas - pasan dengan jumlah client lebih dari 6 sebaiknya menggunakan Web Proxy IPCop atau Distro Web Proxy lainnya, hal ini dilakukan untuk menutupi bandwith yang cekak tadi.

Dan yang terakhir, jangan lupa untuk mengaktifkan Fitru Auto Power On di Bios, hal ini dilakukan buat jaga - jaga kalau - kalu listrik tiba - tiba mati, repot kalau harus ngidupin komputernya manual, jadi kalau Fitur Auto Power On nya diaktifkan, begitu listrik hidup, komputer proxy juga akan hidup secara otomatis, settingan untuk auto power ini biasa nya terletak di menu Power Management dan berbeda - beda untuk setiap type Motherboard.

Dan yang menariknya lagi adalah, komputer Proxy ini tidak perlu dipasangi Keyboard dan Monitor dalam kesehariannya, karena untuk setting dan manajement lainnya dapat dilakukan via remote Browser atau Putty.

Mudah - mudahan artikel singkat ini memberikan inspirasi dan bermanfaat buat Anda yang pingin MENCOBA.

Jika Anda sudah mencoba dan paham dengan IPCop ini, silahkan mencoba Distro yang lain yang tidak jauh - jauh dari settingan IPCop seperti Smoothwall, IPFire, Zentyal, ClearOS, PFSense dll.

 

SO INSTALL IT AND FILL THE POWERRRrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr

 

Regards,

Junianto aka JintoQ